Rumus Excel IF Lengkap

rumus excel if lengkap

Rumus excel IF adalah fungsi logika yang digunakan untuk menganalisa kondisi. Jika kondisi yang dianalisa sesuai dengan kriteria (TRUE) maka akan menghasilkan nilai pada bagian value_if_true, sebaliknya jika kondisi yang dianalisa tidak sesuai dengan kriteria (FALSE) maka akan menghasilkan nilai pada bagian value_if_false.

Syntax:
IF(logical_test, [value_if_true], [value_if_false])

logical_test diisi dengan kriteria yang digunakan untuk menganalisa kondisi. Hasilnya adalah nilai TRUE/FALSE.

value_if_true diisi dengan nilai yang akan dihasilkan jika logical_test menghasilkan nilai TRUE.

value_if_false diisi dengan nilai yang akan dihasilkan jika logical_test menghasilkan nilai FALSE.

Parameter value_if_trus dan value_if_false bersifat opsional, artinya boleh tidak diisi. Jika tidak diisi akan menghasilkan angka 0

Rumus IF dengan 2 kriteria

Menggunakan data yang sama dengan contoh kasus “Rumus AND” dan “Rumus OR”. Misal ada data seperti gambar dibawah.

rumus if

Siapakah yang mempunyai berat badan berlebih. Masalah ini bisa diselesaikan dengan dengan rumus AND atau rumus OR tetapi hasilnya tidak informatif, karena hanya menampilkan nilai TRUE/FALSE disetiap barisnya. Untuk menampilkan data yang lebih informatif bisa menggunakan rumus excel IF.

Ada 2 kriteria, kriteria #1 berat badan berlebih dan kriteria #2 berat badan tidak berlebih. Berat badan berlebih bisa ditentukan berdasarkan nilai BMI yang lebih besar atau sama dengan 25.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan rumus IF.

  • Letakkan kursor dicell E2
  • Ketik formula untuk rumus IF
  • Parameter logical_test diisi dengan kriteria #1 D2>=25
  • Parameter value_if_true diisi dengan “Berat berlebih”
  • Parameter value_if_false diisi dengan karakter kosong “”

Kriteria #2 tidak perlu dimasukkan kedalam rumus IF, karena hanya ada 2 kriteria, jika tidak memenuhi kriteria #1 pasti memenuhi kriteria #2.

Jika formula sudah diketik dengan lengkap akan seperti rumus dibawah

=IF(D2>=25,”Berat berlebih”,””)

Kopi cell E2 kemudian paste dirange E3:E9. Hasilnya seperti gambar dibawah.

rumus excel if

Hasilnya lebih informatif, ada 2 nama yang mempunyai berat badan berlebih, Jhosua dan Jessica.

Rumus IF dengan 2 kriteria dan rumus AND

Dengan data yang sama seperti contoh sebelumnya. Pertanyaannya adalah siapakah yang mempunyai berat badan Normal.

Kriteria berat badan normal adalah jika nilai BMInya lebih besar atau sama dengan 18.5 DAN lebih kecil atau sama dengan 24.9.

Seolah-olah ada banyak kriteria, tetapi pada intinya hanya ada 2 kriteria yaitu berat badan normal dan tidak normal. Berat badan normal ditentukan dengan 2 kriteria yang bisa dijadikan satu menggunakan rumus AND.

Berikut adalah langkah-langkah menggunakan rumus IF dengan rumus AND yang mengisi parameter logical_testnya.

  • Letakkankursor dicell E2
  • Ketik formula untuk rumus IF
  • Parameter logical_test diisi dengan kriteria #1 yang menggunakan rumus AND.
    AND(D2>=18.5,D2<=24.9)
  • Parameter value_if_true diisi dengan “Normal”
  • Parameter value_if_false diisi dengan karakter kosong “”

Jika formula sudah diketik dengan lengkap akan seperti rumus dibawah

=IF(AND(D2>=18.5,D2<=24.9),”Normal”,””)

Kopi cell E2 kemudian paste dirange E3:E9. Hasilnya seperti gambar dibawah.

rumus if excel

Ada 4 nama yang mempunyai berat badan normal, Joko, Juminten, Jelita dan Jusuf.

Rumus IF bertingkat – Rumus IF dengan 3 kriteria atau lebih

Dengan data yang sama dengan contoh sebelumnya bisakan rumus IF menentukan kategori masing-masing berat badan berikut:

<18.5 Underweight
18.5 24.9 Normal
25 29.9 Overweight
30 34.9 Obesitas Ringan
35 39.9 Obesitas Sedang
>40 Obesitas Berat

Tentu saja bisa. Ada 6 kriteria, karena rumus IF hanya mampu menganalisa 2 kriteria maka dibutuhkan lebih dari 1 rumus IF untuk menganalisa 6 kriteria.

Jumlah rumus IF yang dibutuhkan adalan jumlah kriteria dikurangi 1. Ada 6 kriteria, jadi dibutuhkan 5 rumus IF untuk bisa menentukan kategori berat badan untuk masing-masing nama.

Rumus IF yang jumlahnya lebih dari 1 yang dirangkai dalam 1 formula disebut rumus IF bertingkat. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca artikel berikut, lengkap dengan penjelasan alternatif pengganti rumus IF bertingkat:

Cara menggunakan rumus excel IF

Bagaimana menggunakan fungsi IF, bisa dilihat artikel/contoh kasus berikut lengkap dengan video tutorialnya.

Artikel/contoh kasus yang berhubungan dengan fungsi IF